3. Kesenjangan Fokus dan Pengawasan Belajar
Rumah tidak selalu menjadi lingkungan yang ideal untuk belajar bagi semua siswa.
Gangguan suara, godaan perangkat hiburan, hingga kurangnya pendampingan orang tua yang bekerja membuat konsentrasi siswa mudah terpecah.
Tanpa kehadiran fisik seorang guru yang mengawasi jalannya kelas, motivasi belajar siswa cenderung menurun dan tugas-tugas sekolah sering kali dianggap sebagai beban administratif semata, bukan proses ilmu pengetahuan.
4. Beban Psikologis Akibat Paparan Layar yang Berlebihan
Menatap layar komputer atau ponsel selama berjam-jam setiap hari dapat memicu kelelahan mental dan fisik atau digital fatigue.
Selain dampak buruk pada kesehatan mata, kurangnya aktivitas fisik selama sekolah daring juga berpengaruh pada kebugaran siswa.
Rasa jenuh yang menumpuk akibat minimnya variasi aktivitas luar ruangan dapat menurunkan kualitas kesehatan mental siswa dan tenaga pendidik secara signifikan.
Baca Juga: Cegah Siswa Alami Learning Loss, Menko PMK Tegaskan Kebijakan Sekolah Daring Batal
(Mira)
















