Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Memasuki akhir Maret 2026, sejumlah wilayah di Kalimantan Barat mulai merasakan dampak anomali cuaca yang memicu musim kemarau lebih awal.
Kondisi ini bukan sekadar tentang cuaca panas, namun juga berkaitan erat dengan ketersediaan air bersih dan kualitas udara yang kita hirup sehari-hari.
Karakteristik lahan yang didominasi gambut menuntut kesiapsiagaan ekstra agar produktivitas keluarga tidak terganggu.
Persiapan yang matang sejak dini akan sangat membantu kita dalam memitigasi risiko bencana kabut asap maupun krisis air bersih yang sering melanda Bumi Khatulistiwa.
Baca Juga:Â Kemarau Datang Lebih Awal pada April 2026, BNPB Ingatkan Warga Waspada Cuaca Pancaroba
Berikut adalah 4 hal yang wajib dipersiapkan masyarakat Kalimantan Barat menyambut musim kemarau:
1. Menyiapkan Cadangan Air Bersih yang Higienis
Fenomena kemarau di Kalimantan Barat sering kali dibarengi dengan intrusi air laut ke sungai-sungai besar seperti Sungai Kapuas.
Hal ini membuat air baku menjadi payau atau asin sehingga tidak layak dikonsumsi.
Segera bersihkan wadah penampungan air (toren) atau tangki di rumah Anda.
Pastikan cadangan air terisi penuh saat kualitas air sungai masih tawar agar kebutuhan memasak dan minum tetap terpenuhi selama masa krisis.
2. Memperketat Protokol Kesehatan dan Stok Masker
Musim kemarau di Kalimantan Barat identik dengan peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kabut asap yang dihasilkan mengandung partikel berbahaya yang dapat memicu infeksi saluran pernapasan.
Mulailah menyetok masker medis atau masker kain yang berkualitas. Selain itu, pastikan asupan cairan tubuh tercukupi dan konsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh dari cuaca panas yang ekstrem (heatwave).
















