Faktakalbar.id, PONTIANAK — Keberadaan gedung parkir di kawasan Jalan Gajah Mada, Pontianak, menuai sorotan warga.
Fasilitas yang semestinya dimanfaatkan untuk kepentingan umum itu dinilai tidak digunakan secara maksimal, dan justru diduga lebih banyak dimanfaatkan oleh pengunjung hotel serta kafe rooftop di sekitarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan gedung parkir tersebut tidak dipenuhi kendaraan sebagaimana fungsi utamanya.
Sementara itu, kendaraan yang keluar-masuk didominasi oleh tamu hotel dan pengunjung kafe pada jam-jam tertentu, terutama malam hari.
Seorang warga sekitar, Andi (34), mengatakan gedung parkir tersebut awalnya diharapkan bisa menjadi solusi keterbatasan lahan parkir di kawasan pusat kota.
“Dulu harapannya bisa dipakai umum, siapa saja bisa parkir. Tapi sekarang kesannya seperti khusus untuk tamu hotel sama pengunjung kafe,” ujarnya. Menurut Andi, warga yang tidak memiliki kepentingan dengan hotel atau kafe merasa enggan menggunakan fasilitas tersebut.
Baca Juga: Dinilai Lebih Efektif, Walikota Pontianak Pilih Sekolah Tatap Muka Dibanding Daring
“Kalau kita bukan tamu, rasanya tidak leluasa masuk. Seperti ada kesan itu bukan untuk umum,” tambahnya.
Keluhan serupa disampaikan Rina (29), yang menilai pemanfaatan gedung parkir tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat luas. “Padahal di kawasan sini kan aktivitas tinggi. Harusnya gedung parkir itu bisa membantu masyarakat, bukan malah terkesan eksklusif,” katanya.
Ia juga menyoroti meningkatnya aktivitas kafe rooftop yang disebut turut mempengaruhi penggunaan lahan parkir.
















