“Saat ini kita sedang mengoptimalkan operasi patroli darat yang dilakukan secara terpadu oleh BPBD, kemudian TNI, Polri, dan juga masyarakat atau relawan,” pungkas Daniel.
Upaya patroli terpadu ini diharapkan mampu mendeteksi dini kemunculan titik api sebelum meluas menjadi bencana kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas ekonomi dan kesehatan warga Kalimantan Barat.
Baca Juga: Bukan Sekadar Panas, Ini Dampak Serius El Nino bagi Kalimantan Barat
(Mira)
















