4. Menghemat Penggunaan Air Bersih
Ketahanan pangan sangat bergantung pada ketersediaan air.
Gunakan air secara efisien dan simpan air cucian beras atau sayuran untuk menyiram tanaman di pekarangan.
Langkah water recycling sederhana ini akan memastikan tanaman pangan Anda tetap hidup tanpa harus menguras pasokan air bersih untuk konsumsi keluarga.
5. Meminimalkan Sisa Makanan (Food Waste)
Di tengah ancaman krisis pangan, menghargai setiap butir makanan adalah hal wajib.
Rencanakan menu masakan harian dengan cermat agar tidak ada makanan yang terbuang sia-sia.
Mengurangi sisa makanan secara langsung membantu menghemat pengeluaran rumah tangga dan menjaga keseimbangan pasokan pangan di lingkungan sekitar.
6. Mendukung Produk Petani Lokal
Belilah hasil bumi dari petani di sekitar wilayah Anda.
Dengan membeli produk lokal, Anda membantu menjaga roda ekonomi petani tetap berputar meskipun mereka sedang berjuang menghadapi cuaca ekstrem.
Dukungan ini memastikan petani tetap memiliki modal untuk menanam kembali, sehingga rantai pasokan pangan daerah tetap terjaga.
Baca Juga: Penjaga Pangan dari Sadaniang: Kisah Teresiayati dan Perjuangan Petani Perempuan Desa Sekabuk
(Mira)
















