“Faktor cuaca kita sekarang masuk ke anomali El Nino jadi katanya, dan ini kita buktikan beberapa minggu tidak hujan kemarauannya lebih panjang di awal-awal ini ini kan dampaknya pasti besar terhadap kadar garam di sungai Kapuas kalau misalnya intrusi air laut masuk, misalnya berpengaruh terhadap produksi air, terhadap kebakaran lahan itu terjadi di tengah kota,” tambahnya.
Edi meminta ASN untuk lebih peduli dan mampu memitigasi potensi bencana agar permasalahan seperti antrean BBM yang sempat terjadi sebelumnya tidak terulang kembali akibat kondisi tersebut.
Baca Juga: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Tekankan Disiplin dan Responsivitas ASN Pontianak Pasca Lebaran
(Mira)
















