“Setelah dicari di bawah dermaga, keduanya ditemukan tidak bernyawa,” terang Kuswiyanto.
Usai berhasil dievakuasi dari dasar kolam, jasad kedua korban segera dilarikan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Setelah proses di rumah sakit selesai, jenazah kedua anak tersebut langsung diserahkan kepada pihak orang tua dan keluarga masing-masing untuk disemayamkan.
Baca Juga: Diduga Penyakit Kambuh, Penumpang Kelotok Tenggelam di Sungai Landak
Menyikapi tragedi ini, aparat kepolisian secara tegas mengeluarkan imbauan kepada seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat mereka bermain di kawasan yang memiliki risiko tinggi seperti perairan terbuka.
“Takdir tidak ada yang tau, tapi alangkah baiknya kita selalu waspada dan tidak bosan mengingatkan anak-anak kita untuk selalu berhati-hati,” pesannya mengingatkan pentingnya peran pengawasan orang tua secara berkelanjutan.
Sebagai perwakilan institusi kepolisian, ia juga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
“Saya atas nama pribadi mengucapkan turut berbelasungkawa dan berdukacita atas perstiwa ini,” tutup Kuswiyanto.
(*Red)
















