Momentum Langka, Robby 3 Wheels Terkesan Fenomena Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, bersama konten kreator Swiss, Robby 3 Wheels, tamu undangan, dan anak-anak sekolah dasar, sedang mencoba mendirikan telur secara tegak lurus di kawasan Tugu Khatulistiwa. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, bersama konten kreator Swiss, Robby 3 Wheels, tamu undangan, dan anak-anak sekolah dasar, sedang mencoba mendirikan telur secara tegak lurus di kawasan Tugu Khatulistiwa. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Saya yakin jika event ini terus dipromosikan secara luas, ini akan menjadi daya tarik bagi orang-orang di luar sana,” tuturnya.

Peringatan ini juga disambut antusias oleh para siswa sekolah dasar yang turut hadir menyaksikan langsung.

Bersama Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, dan tamu undangan, anak-anak tersebut mencoba mendirikan telur secara tegak. Kegembiraan terlihat dari mereka yang berhasil, sementara yang lain terus mencoba dengan penuh semangat.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan bahwa peristiwa kulminasi pada 23 Maret 2026 merupakan bagian dari fenomena alam rutin di Pontianak yang terjadi antara tanggal 21-23 Maret.

Ia menekankan bahwa tahun ini menjadi momen yang istimewa karena bertepatan dengan bulan Syawal 1447 Hijriyah dan suasana lebaran.

Pemerintah Kota Pontianak menyatakan bahwa peringatan kulminasi matahari ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan setiap bulan Maret dan September.

Hal ini menunjukkan bahwa fenomena tersebut adalah karakteristik alam Kota Pontianak yang telah ditetapkan untuk diperingati secara berkala.

Pemkot Pontianak terus berupaya untuk berinovasi dan kreatif dalam menghadirkan hal-hal baru terkait fenomena alam ini.

“Peristiwa ini menjadi ciri khas Kota Pontianak dan tidak ditemukan di daerah lain. Oleh karena itu, peringatannya akan terus dilaksanakan secara berulang setiap tahunnya,” pungkas Edi Rusdi Kamtono.

(FR)