Karantina Kalbar dan Satgas Pamtas Tutup Jalur Tikus di Perbatasan Entikong Pasca Idulfitri

Petugas berseragam dinas karantina dan pakaian loreng TNI tampak memeriksa area pagar kawat dan jalur tikus untuk mencegah masuknya komoditas ilegal pasca Idulfitri. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Petugas berseragam dinas karantina dan pakaian loreng TNI tampak memeriksa area pagar kawat dan jalur tikus untuk mencegah masuknya komoditas ilegal pasca Idulfitri. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Petugas gabungan dari Karantina Kalimantan Barat Satpel PLBN Entikong bersama Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC memperketat pengawasan dengan menyisir dan menutup jalur ilegal di kawasan perbatasan Entikong, Senin (23/3/2026).

Baca Juga: Garda Depan Perbatasan, Karantina Entikong Perketat Pengawasan di PLBN Jelang Lebaran

Operasi terpadu ini digelar sebagai langkah antisipatif dan respons cepat dalam memperketat pengawasan mobilitas barang pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Petugas menyisir medan berat dan akses tersembunyi yang kerap dimanfaatkan sebagai “jalur tikus” guna menutup celah masuknya komoditas ilegal ke wilayah Indonesia.

Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah masuknya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK), maupun Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang dapat mengancam kelestarian sumber daya alam hayati nasional.

Penanggung jawab Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor merupakan garda terdepan dalam memperkuat sistem pertahanan hayati negara di wilayah perbatasan.

Baca Juga: Sinergi Lintas Instansi, Posko Terpadu Idulfitri 2026 Hadir di PLBN Jagoi Babang