Faktakalbar.id, PONTIANAK — Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menanggapi isu sekolah daring yang sempat mencuat sebagai opsi pasca libur panjang Lebaran 2026.
Hingga saat ini, Pemkot Pontianak lebih memilih skema sekolah tatap muka langsung karena dinilai lebih efektif bagi siswa.
Edi menjelaskan bahwa meskipun ada informasi mengenai opsi sekolah daring dari pemerintah pusat, pihaknya belum merasa perlu menerapkan hal tersebut secara wajib di Kota Pontianak.
















