“Kami melaksanakan operasi SAR kecelakaan kapal dengan satu orang MOB (Man Overboard) dari kapal motor kelotok di Sungai Landak. Tim telah diberangkatkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan,” ujarnya.
Upaya pencarian awal yang sempat diupayakan secara mandiri oleh masyarakat sekitar segera setelah jatuhnya korban ke air belum membuahkan hasil. Hingga saat ini, proses operasi pencarian intensif terhadap korban, Khairul Umam, masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan di sepanjang aliran sungai dekat lokasi jatuhnya korban.
Kejadian penumpang kelotok tenggelam ini menjadi peringatan keras bagi pengelola transportasi air dan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan ekstra serta perhatian khusus, terutama bagi penumpang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau penyakit penyerta, demi menjaga keselamatan selama berada di atas angkutan air.
(*Red)
















