Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Memasuki fase akhir libur Idulfitri, ribuan masyarakat mulai memadati jalan raya untuk kembali ke perantauan. Rute panjang yang membelah jalan menuntut keandalan mesin yang prima.
Anda tidak bisa lagi sekadar mengandalkan pemeriksaan dasar seperti tekanan ban atau volume oli saat melakukan persiapan arus balik Lebaran tahun ini.
Jalur raya memiliki karakter aspal yang bervariasi, mulai dari jalan lurus panjang yang memicu kantuk hingga kontur bergelombang yang menyiksa komponen bawah mobil.
Baca Juga: Wali Kota Pastikan Kelancaran Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Pontianak
Para teknisi otomotif profesional menyarankan Anda untuk memeriksa area teknis yang lebih spesifik guna mencegah kendaraan mogok di tengah area yang minim fasilitas bengkel.
Kuras Sistem Pendingin dan Periksa Sabuk Mesin
Anda mungkin sudah mengecek air radiator, namun Anda juga wajib meraba langsung kondisi selang karet penyuplai cairan atau hose. Suhu panas mesin yang ekstrem selama perjalanan panjang sering membuat selang karet ini getas dan retak halus.
Anda juga harus memeriksa ketegangan sabuk pemutar kipas dan alternator atau v-belt. Sabuk yang sudah kendur atau retak akan memicu mesin mengalami panas berlebih atau overheating dan membuat aki tekor.
Waspada Penguapan pada Sistem Pengereman
Banyak pemilik mobil hanya berfokus mengganti kampas rem atau brake pad, namun melupakan kualitas cairan rem atau brake fluid. Cairan rem memiliki sifat menyerap air seiring berjalannya waktu.
Saat Anda melakukan pengereman panjang di jalan menurun, cairan rem yang mengandung banyak air ini akan mendidih dan memicu gelembung udara atau vapor lock.
Kondisi ini membuat rem seketika blong meskipun kampas rem Anda masih tebal.
















