Faktakalbar.id, NANGA PINOH — Aksi perang petasan kembali marak mewarnai perayaan Idulfitri 1447 H di Jembatan Sungai Melawi 2, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.
Meski sempat dilarang keras oleh pemerintah daerah di lokasi sebelumnya, aktivitas berbahaya ini kini berpindah lokasi dan tetap menjadi tontonan massal pada Sabtu (21/3/2026).
Melansir laporan dari Wartamelawi.com, tradisi ini melibatkan kelompok muda-mudi yang saling lempar petasan.
Uniknya, “pertempuran” terjadi antara kelompok yang berada di atas jembatan dengan kelompok lain yang menggunakan perahu motor (speed) di aliran Sungai Melawi.
Baca Juga: Niat Belok Berujung Tabrakan, Dua Motor Terlibat Kecelakaan di Melawi
Aksi tersebut memicu kekhawatiran karena risiko keselamatan yang tinggi. Dalam beberapa momen, terlihat perahu motor hampir karam akibat manuver menghindari ledakan petasan yang diarahkan tepat ke sasaran.
Seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut mengungkapkan kegelisahannya terkait aspek keamanan publik di area terbuka tersebut.
“Kalau dilihat memang ramai dan jadi tontonan, tapi ini sangat berbahaya. Petasan bisa melukai orang, bahkan bisa menyebabkan kecelakaan di sungai maupun di jembatan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun kegiatan ini dianggap sebagai bagian dari hiburan tahunan, faktor keselamatan seharusnya tidak dikesampingkan.
















