Gurih dan Wangi! Inilah Fakta Unik Pulut Muda Kuliner Musiman Khas Dayak Kalimantan Barat

"Mengenal pulut muda, kuliner musiman khas suku Dayak Kalbar yang dibuat dari padi pilihan. Simak fakta unik di balik tekstur kenyal dan aroma wanginya."
Mengenal pulut muda, kuliner musiman khas suku Dayak Kalbar yang dibuat dari padi pilihan. Simak fakta unik di balik tekstur kenyal dan aroma wanginya. (Dok. Mira/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Bagi masyarakat Dayak di Kalimantan Barat, alam bukan sekadar tempat tinggal, melainkan sumber kehidupan yang menyediakan beragam kuliner unik dan sarat makna.

Salah satu yang paling ikonik namun mungkin jarang terdengar oleh masyarakat luar adalah pulut muda. Berbeda dengan beras ketan (pulut) yang sudah kering dan dijual di pasar, pulut muda merupakan sajian musiman yang hanya ada saat masa panen tiba.

Menikmati pulut muda bukan sekadar soal rasa, melainkan tentang merayakan hasil jerih payah di ladang.

Kuliner ini memiliki karakteristik tekstur dan aroma yang sangat spesifik, yang tidak bisa ditemukan pada olahan beras lainnya.

Baca Juga: Perkuat Sinergi Bangun Daerah, Pengurus Betang Raya Pegawai Dayak Temui Wagub Kalbar

Berikut adalah beberapa fakta unik mengenai pulut muda khas orang Dayak Kalimantan Barat:

1. Diolah dari Padi yang Belum Mengeras

Sesuai namanya, pulut muda diolah dari biji padi ketan yang masih “susu” atau belum sepenuhnya mengeras.

Padi ini dipanen lebih awal sebelum masa panen raya dimulai.

Karena bulirnya masih lunak dan mengandung kadar air tinggi, proses pengolahannya harus dilakukan dengan cepat agar kesegarannya tetap terjaga.

2. Aroma Wangi yang Khas karena Proses Sangrai

Salah satu ciri khas pulut muda adalah aromanya yang sangat harum.

Rahasianya terletak pada proses pengolahan tradisional yang disebut disangrai (digoreng tanpa minyak) bersama kulitnya.

Proses pemanasan di atas api tungku ini membuat aroma alami padi keluar secara maksimal, memberikan sensasi wangi smoky yang menggugah selera sebelum akhirnya ditumbuk untuk memisahkan kulit arinya.

3. Tekstur Kenyal dan Rasa Manis Alami

Berbeda dengan beras ketan biasa yang teksturnya cenderung lengket setelah dimasak, pulut muda memiliki tekstur yang lebih kenyal dan lembut di mulut.

Rasanya pun memiliki sentuhan manis alami yang khas dari sari pati padi muda.

Biasanya, masyarakat Dayak menikmatinya dengan campuran parutan kelapa muda dan sedikit gula pasir atau gula merah untuk memperkuat cita rasanya.