Tantangan AI dalam Dunia Pendidikan: Indonesia Tuntut Sistem Belajar Lebih Adaptif

Transformasi Pendidikan Indonesia di Era AI
Ilustrasi teknologi AI. (Dok. Steve Johnson/Unsplash)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Perkembangan pesat kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar yang tidak terelakkan dalam dunia pendidikan. Menanggapi fenomena ini, Anggota Dewan Pendidikan Nasional, Handi Irawan Djuwadi, menegaskan bahwa sistem pembelajaran di Indonesia harus segera bertransformasi agar tetap relevan dengan tantangan global.

Menurut Handi, pendekatan lama dalam dunia pendidikan sudah tidak lagi memadai. Diperlukan kurikulum, metode belajar, hingga pola pengembangan sumber daya manusia yang lebih fleksibel terhadap percepatan teknologi digital.

Baca Juga: Microsoft Rilis Daftar Pekerjaan Paling Terpapar AI

Menyiapkan Generasi Emas Lewat Teknologi

Dalam pelantikannya sebagai anggota Dewan Pendidikan Nasional periode 2026-2031, Handi menyoroti bahwa AI bukan sekadar alat, melainkan pengubah permainan (game changer) dalam proses belajar-mengajar.

“Dengan tantangan global dan perkembangan teknologi seperti AI, proses pembelajaran harus semakin adaptif untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia,” ujar Handi di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Handi, yang juga dikenal sebagai CEO Frontier Group dan penggagas Top Brand Award, berharap latar belakang bisnis dan risetnya dapat memberikan perspektif baru dalam merumuskan kebijakan pendidikan. Pendekatan lintas bidang dinilai krusial agar pendidikan nasional mampu menjawab kebutuhan industri di masa depan.