Rayakan Idulfitri di Pontianak Utara, Oktaf: Vibes Keliling Kurang Karena Was-was Antrean BBM

"Simak kisah Oktaf Novandri, jemaah Pontianak Utara yang merayakan Idulfitri 1447 H. Antara rasa syukur kumpul orang tua dan kekhawatiran akibat antrean BBM."
Simak kisah Oktaf Novandri, jemaah Pontianak Utara yang merayakan Idulfitri 1447 H. Antara rasa syukur kumpul orang tua dan kekhawatiran akibat antrean BBM. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Kalo tradisi khusus abis balik sholat ied, biasanya kami maaf maafan terus makan bareng keluarga, baru telfon keluarga besar satu-satu kalo ga pulang kampung. Baru keliling ke rumah rumah tetangga,” tambahnya.

Di akhir wawancara, Oktaf menyampaikan harapannya untuk diri sendiri dan masa depan pasca menjalani bulan suci Ramadhan.

“Pastinya bisa membawa perubahan dari masing-masing diri kita untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya, diberikan keberhakan dan kebahagiaan yang melimpah, serta umur yang panjang untuk bertemu dengan Idul Fitri di tahun selanjutnya,” pungkasnya.

Baca Juga: Rayakan Idulfitri di Berau, Pekerja Konservasi Asal Kapuas Hulu Ceritakan Suasana Salat Ied di Tengah Hujan

(Mira)