Faktakalbar.id, SANGGAU – Pemerintah Kabupaten Sanggau bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) resmi melepas kegiatan pawai takbir di Sanggau guna menyambut jatuhnya Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Acara pelepasan yang dipusatkan di area halaman Kantor Bupati Sanggau ini berlangsung pada Jumat (20/3/2026) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.
Kegiatan pelepasan iring-iringan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sanggau Yohanes Ontot dan Wakil Bupati Susana Herpena.
Baca Juga: Semarak Pawai Obor di Sanggau Sambut Datangnya Ramadhan 1447 H
Turut hadir jajaran pimpinan daerah lainnya, termasuk Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, Kepala Kantor Kementerian Agama Sanggau Mad Rais, Ketua PHBI Ahmad Saukani, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Muhammad Hasbi, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat setempat.
Tercatat sebanyak 50 unit kendaraan roda empat yang telah dimodifikasi menjadi kendaraan hias berpartisipasi penuh dalam kegiatan pawai takbir di Sanggau tahun ini. Rombongan kendaraan yang terus mengumandangkan gema takbir tersebut secara beriringan melintasi sejumlah ruas jalan utama di kawasan perkotaan.
Adapun rute perjalanan peserta dimulai dari titik awal di Jalan Jenderal Sudirman, berlanjut menuju Jalan A. Yani, Jalan RE Martadinata, Jalan Jembatan Lama, hingga melintasi kawasan Kampung Wisata Sentana. Rombongan kemudian bergerak ke Jalan Nenas, kembali menelusuri Jalan RE Martadinata, Jalan A. Yani, Jalan AR Hakim, Jalan Agus Salim, Jalan Ade Suryani, Jalan Ir. H. Juanda, dan berakhir kembali di titik finis halaman Kantor Bupati Sanggau.
Guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan selama kegiatan berlangsung, jajaran kepolisian menerapkan skema pengamanan terpadu. Total sebanyak 90 personel gabungan dari Polres Sanggau dan Polsek Kapuas diterjunkan ke lapangan. Pasukan kepolisian ini juga didukung oleh perbantuan 15 personel dari Kompi Brimob Sanggau serta 15 petugas pengatur jalan dari Dinas Perhubungan.
Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo menjelaskan bahwa penempatan personel gabungan di titik-titik persimpangan strategis sepanjang rute bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada peserta pawai maupun warga yang menonton langsung di pinggir jalan.










