Demi Tugas Reportase, Pekerja Media di Sintang Jalani Idulfitri Tahun Kedua Jauh dari Keluarga Besar

"Simak kisah Monica, pekerja media di Sintang yang menjalani Idulfitri 1447 H di tanah rantau demi tugas reportase. Simak makna fitrah dan tradisi Kapuas Hulu baginya."
Simak kisah Monica, pekerja media di Sintang yang menjalani Idulfitri 1447 H di tanah rantau demi tugas reportase. Simak makna fitrah dan tradisi Kapuas Hulu baginya. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Mungkin sama seperti yang sebelumnya disampaikan ya. Karena aku bekerja dibidang media publikasi, jadi idul fitri kali ini menjadi tahun kedua aku ga pulang kampung karena harus stay reportase. Jadi disela aktifitas pekerjaan, aku sempatkan dulu untuk sholat dan silaturahmi online sama keluarga. Semoga aja jarak ini tidak mengurangi makna silaturahmi itu sendiri. Meski besar harapan ku kalau idul fitri bisa berkumpul bersama keluarga,” tuturnya.

Di akhir wawancara, Monica menyampaikan harapan pribadinya pasca menjalani satu bulan penuh ibadah puasa di bulan Ramadhan.

“Harapannya semoga amalan sebulan penuh ini bisa diterima oleh Allah. Kemudian kedepannya dapat konsisten untuk menahan hawa nafsu, disucikan hatinya juga, dapat memaafkan dan diberikan pintu maaf dari orang-orang tersayang,” pungkasnya.

Baca Juga: Salat Idulfitri di Masjid Raya Mujahidin, Gubernur Ria Norsan Ajak Umat Islam Syukuri Nikmat Allah

(Mira)