Tubuh Butuh Istirahat! Ini 4 Alasan Kenapa Saat Kelelahan dan Kurang Tidur Dada Terasa Sesak

"Merasakan dada sesak setelah begadang? Kenali 4 alasan medis dan psikologis di balik sensasi dada berat akibat kelelahan serta kurang tidur bagi kesehatan tubuh."
Merasakan dada sesak setelah begadang? Kenali 4 alasan medis dan psikologis di balik sensasi dada berat akibat kelelahan serta kurang tidur bagi kesehatan tubuh. (Dok. Ist)

3. Asam Lambung yang Naik (GERD)

Kelelahan kronis dan kurang tidur dapat melemahkan otot katup antara kerongkongan dan lambung.

Selain itu, kurang tidur sering kali dibarengi dengan konsumsi kopi berlebih atau pola makan yang tidak teratur. Kondisi ini memicu asam lambung naik kembali ke kerongkongan (acid reflux).

Karena posisi kerongkongan yang dekat dengan jantung, sensasi terbakar atau penuh akibat asam lambung sering kali dirasakan sebagai rasa sesak atau nyeri di dada.

4. Kecemasan dan Psikosomatis

Kurang tidur berdampak langsung pada kestabilan emosi dan kesehatan mental.

Otak yang lelah menjadi lebih reaktif terhadap kecemasan.

Rasa sesak di dada sering kali merupakan gejala psikosomatis dari rasa cemas yang timbul akibat kelelahan luar biasa.

Pikiran yang tidak tenang memicu tubuh untuk bereaksi secara fisik, salah satunya dengan menyempitkan otot saluran pernapasan secara tidak sadar.

Baca Juga: Tekanan Biaya Hidup Picu Stres Finansial Pekerja Muda

(Mira)