“Waspada potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah,” bunyi peringatan tertulis dari BMKG. Langkah pencegahan dini dinilai sangat krusial mengingat dampak karhutla dapat memicu gangguan kabut asap.
Guna mengantisipasi berbagai dampak dari kondisi hidrometeorologi yang fluktuatif maupun ancaman karhutla tersebut, pihak BMKG terus mendorong masyarakat untuk secara aktif memantau peringatan dini.
“Update selalu info dari BMKG, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan,” imbau BMKG menutup laporannya.
(*Red)
















