Memasuki Hari Ke-7, Operasi Pencarian ABK MV JH 07 di Sungai Kapuas Resmi Dihentikan

"Operasi pencarian Yan Zhe, ABK kapal MV JH 07 yang hilang di Sungai Kapuas Sanggau resmi dihentikan setelah 7 hari. Simak penjelasan lengkap Kantor SAR Pontianak."
Operasi pencarian Yan Zhe, ABK kapal MV JH 07 yang hilang di Sungai Kapuas Sanggau resmi dihentikan setelah 7 hari. Simak penjelasan lengkap Kantor SAR Pontianak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Operasi pencarian terhadap Yan Zhe, anak buah kapal (ABK) MV JH 07 yang hilang dalam kecelakaan di Sungai Kapuas, Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, resmi dihentikan.

Keputusan ini diambil setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif selama tujuh hari berturut-turut tanpa hasil signifikan hingga Kamis (19/3) sore.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa pada hari terakhir operasi, tim telah mengupayakan berbagai metode, mulai dari penyisiran visual di permukaan air hingga teknis penyelaman di titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan korban.

“Pada hari ketujuh ini, pencarian dilakukan dengan pola visual dan penyelaman dengan luas area mencapai radius hingga 10 nautical mile dari lokasi kejadian,” ujar Junetra dalam keterangannya, Jumat (20/3).

Baca Juga: Diikuti 42 Kelompok, Eksebisi Warisan Budaya Meriam Karbit Digelar di Sungai Kapuas

Namun, hingga batas waktu pencarian pada pukul 16.35 WIB, keberadaan Yan Zhe belum juga ditemukan.

Kondisi ini memicu dilakukannya evaluasi mendalam bersama pihak perusahaan PT WAI serta seluruh unsur SAR yang terlibat di lapangan.

“Operasi SAR hari ketujuh dihentikan sementara dengan hasil nihil. Korban atas nama Yan Zhe belum ditemukan,” jelas Junetra.

Berdasarkan hasil koordinasi dan pertimbangan teknis di lapangan, Search and Rescue Mission Coordinator (SMC) akhirnya mengusulkan penutupan operasi pada pukul 17.10 WIB.

Meski operasi skala besar dihentikan, pihak Kansar Pontianak menegaskan bahwa pemantauan tetap berjalan.