“Yang penting keselamatan, baik keselamatan diri, barang bawaan maupun lingkungan selama perjalanan,” pesannya.
Pemerintah kota bersama pihak terkait juga terus bersinergi dalam mengatur kelancaran arus lalu lintas di kawasan pelabuhan, termasuk manajemen antrean kendaraan dan parkir.
“Selama di darat, mulai dari proses di pelabuhan hingga naik ke kapal menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita pastikan semua berjalan tertib dan aman,” imbuhnya.
Kelancaran fasilitas mudik ini juga dirasakan oleh masyarakat.
Salah seorang penumpang asal Siantan, Ana (54), bercerita bahwa kapal laut selalu menjadi moda andalan keluarganya setiap kali mudik ke kampung halaman sang suami di Semarang.
“Pilih kapal karena lebih murah, sekarang fasilitasnya juga makin bagus,” tuturnya.
Ia yang rutin mudik setiap dua atau tiga tahun sekali bersama keluarganya berharap pelayanan angkutan laut ini bisa terus dipertahankan kualitasnya.
“Harapannya yang sudah bagus ini dipertahankan,” tutupnya.
(FR)
















