Waktu Narik Habis di Jalan, Driver Ojek Online di Pontianak Keluhkan Antrean Panjang BBM

"Pengemudi ojek online di Pontianak keluhkan antrean panjang BBM yang menguras waktu kerja. Simak penuturan Ian Kintil Sandora mengenai dampak pada pendapatan harian."
Pengemudi ojek online di Pontianak keluhkan antrean panjang BBM yang menguras waktu kerja. Simak penuturan Ian Kintil Sandora mengenai dampak pada pendapatan harian. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Barisan kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pontianak mulai berdampak serius pada sektor transportasi, terutama bagi para pengemudi ojek online.

Waktu yang seharusnya digunakan untuk mencari nafkah, kini justru habis tersita di tengah antrean panjang demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Kondisi ini menciptakan hambatan besar bagi mobilitas para pekerja sektor harian.

Salah satu pengemudi ojek online, Ian Kintil Sandora, memaparkan bagaimana situasi lapangan saat ini sangat merugikan efektivitas kerja para driver.

Baca Juga: Antrean Panjang di SPBU Pontianak dan Kubu Raya, Warga Keluhkan Kondisi Jelang Lebaran

“Karena antrean yang sangat panjang, kami sebagai driver sangat dirugikan dari segi waktu. Harusnya waktu itu bisa kami gunakan untuk menarik penumpang, tapi justru habis di antrean BBM,” ujar Ian, Rabu (18/3).

Ia menambahkan bahwa selain penurunan pendapatan harian, para pengemudi juga harus menghadapi kelelahan fisik karena harus menunggu berjam-jam di bawah paparan panas matahari.

Situasi ini dinilai cukup memberatkan bagi mereka yang menggantungkan pendapatan dari intensitas jumlah penumpang setiap harinya.

Guna mengantisipasi dampak ekonomi yang lebih luas, Ian berharap pihak berwenang dapat melakukan langkah cepat dalam mengatur alur distribusi bahan bakar ke setiap titik pengisian.