Terjatuh dari Atas Kapal, Penumpang KM Swadesi Hilang di Perairan Sungai Kapuas Kubu Raya

"Tim SAR gabungan lakukan pencarian Yahdi Arriansyah (20), penumpang KM Swadesi yang terjatuh di Sungai Kapuas, Kubu Raya. Simak kronologi dan upaya pencariannya."
Tim SAR gabungan lakukan pencarian Yahdi Arriansyah (20), penumpang KM Swadesi yang terjatuh di Sungai Kapuas, Kubu Raya. Simak kronologi dan upaya pencariannya. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Upaya pencarian intensif tengah dilakukan oleh tim SAR gabungan di sepanjang aliran Sungai Kapuas, Desa Pinang Luar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (19/3).

Operasi ini difokuskan untuk menemukan Yahdi Arriansyah (20), seorang penumpang Kapal Motor (KM) Swadesi yang dilaporkan terjatuh ke sungai saat kapal sedang melaju menuju Kabupaten Kayong Utara.

Insiden man overboard (MOB) tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Pontianak, pemuda tersebut diketahui sempat berada di bagian atas kapal sebelum akhirnya terjatuh dan tenggelam di perairan sungai terpanjang di Indonesia tersebut.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima informasi pada pukul 11.40 WIB dari potensi SAR Rasau Jaya.

Baca Juga: Antrean Panjang di SPBU Pontianak dan Kubu Raya, Warga Keluhkan Kondisi Jelang Lebaran

“Informasi yang kami terima, kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban merupakan penumpang KM Swadesi yang terjatuh dari atas kapal dan tenggelam di Sungai Kapuas,” ujar Junetra, Kamis (19/3).

Penyisiran visual di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP) telah dilakukan sejak laporan awal masuk. Namun, arus sungai dan luasnya area pencarian menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Junetra menjelaskan posisi terakhir korban sebelum insiden nahas itu terjadi.

“Korban saat itu duduk di atas kapal, kemudian terjatuh ke sungai. Hingga saat ini korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan,” tambahnya.

Meski penyisiran awal masih membuahkan hasil nihil, tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur potensi SAR dan masyarakat setempat berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pencarian. Koordinasi antar-unit dioptimalkan guna memantau setiap pergerakan di permukaan maupun tepian sungai.