Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, memberikan instruksi tegas kepada aparat penegak hukum untuk menindak tanpa kompromi oknum-oknum yang bermain dengan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas LPG 3 kg.
Hal ini disampaikannya menyikapi fenomena antrean panjang yang memicu keresahan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam sambutannya saat melepas Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 di halaman Kantor Gubernur, Rabu (18/3/2026), Krisantus menekankan bahwa berdasarkan koordinasi langsung dengan pihak Pertamina, ketersediaan stok energi di Kalimantan Barat sebenarnya mencukupi.
Ia menduga adanya praktik penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi.
Baca Juga: Waktu Narik Habis di Jalan, Driver Ojek Online di Pontianak Keluhkan Antrean Panjang BBM
“Saya ingin aparat penegak hukum tidak ada kompromi terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab, oknum yang jelas merugikan masyarakat siapapun dia. Siapapun dia yang bermain-main dengan BBM yang bermain-main dengan gas 3 kg saya harap ditindak tegas karena itu sudah merugikan kita semua, membuat masyarakat resah,” tegas Krisantus.
Krisantus juga mengaku sempat mendapat kritik di media sosial setelah menyatakan stok BBM aman. Ia menjelaskan bahwa pernyataan tersebut didasari data resmi dari pimpinan wilayah Pertamina.
“Saya ini juga dihujat-hujat di media sosial kemarin Pak Wagub bilang aman, aman saya sumbernya dari GM Pertamina wilayah Kalimantan Barat. Bagaimana pak GM bagaimana stoknya cukupkah untuk menghadapi hari raya? Ini ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Sekali lagi saya minta ditindak setegas-tegasnya,” lanjutnya.
Guna meredam kepanikan masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah mengeluarkan surat edaran kepada para Bupati dan Wali Kota.
Instruksi tersebut meminta agar seluruh kepala daerah bersama unsur Forkopimda masing-masing melakukan pengawasan ketat serta pemantauan langsung ke seluruh SPBU di Kalimantan Barat.
















