Operasi Janji Sejati 4 Berlanjut, Iran Konfirmasi Serang Pangkalan Militer AS dan Kota di Israel

Deretan rudal balistik Iran meluncur secara bersamaan dari landasan peluncuran rahasia pada malam hari. (Dok. Ist)
Deretan rudal balistik Iran meluncur secara bersamaan dari landasan peluncuran rahasia pada malam hari. (Dok. Ist)

“Selama beberapa jam belakangan, serangkaian serangan kuat telah diluncurkan, dalam rangka tahap ke-62 Operasi ‘Janji Sejati 4’, terhadap semua pangkalan AS di kawasan,” kata IRGC sebagaimana dikutip kantor berita Fars.

Di tempat terpisah, kantor berita RIA Novosti yang melaporkan dari Moskow, Rusia, pada hari Rabu, turut menyiarkan informasi bahwa eskalasi bersenjata ini tidak hanya berfokus pada fasilitas militer milik Washington. Laporan tersebut menegaskan bahwa serangan dari pihak Iran juga secara langsung diarahkan kepada “titik-titik berkumpul dan pusat dukungan tempur pihak Zionis”.

Pihak IRGC merincikan daftar target sasaran serangan IRGC ke pangkalan militer AS yang tersebar di sejumlah negara sekutu di wilayah Timur Tengah. Target operasi darat dan udara tersebut secara spesifik meliputi pangkalan militer Al-Salem, fasilitas Al-Udeiri, dan Pangkalan Arifjan yang seluruhnya berada di wilayah yurisdiksi Kuwait.

Lebih lanjut, sasaran tembak juga diarahkan secara presisi ke Pangkalan Militer Victoria yang berlokasi di Irak, Pangkalan Udara Al-Udeid di wilayah Qatar, Pangkalan Al-Dhafra di Uni Emirat Arab, serta Pangkalan Militer Al-Azraq yang terletak di Yordania.

Baca Juga: Mojtaba Khamenei Anak Ali Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Tidak hanya menyasar fasilitas militer di daratan, IRGC juga memastikan bahwa gelombang serangan mereka turut diarahkan ke posisi maritim kekuatan asing. Sasaran perairan tersebut mencakup Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat yang tengah bersiaga di perairan Teluk Persia, Laut Merah, dan kawasan Laut Arabia.

Sementara itu, terkait dengan perluasan operasi militer yang menyasar langsung teritori Israel, pihak IRGC menyatakan bahwa gempuran persenjataan mereka ditujukan ke sejumlah titik padat penduduk dan strategis. Berdasarkan pernyataan resmi penutup dari IRGC, kota-kota yang menjadi target gempuran tersebut secara rinci meliputi Tel Aviv, Beersheba, kota pelabuhan Haifa, dan wilayah Acre.

(*Red)