Lampaui Target, 1.210 Warga Kalbar Diberangkatkan dalam Mudik Gratis Khatulistiwa 2026

"Dishub Kalbar melepas 1.210 pemudik dengan 33 armada bus dalam program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026. Seluruh armada dipastikan telah lolos ramp check."
Dishub Kalbar melepas 1.210 pemudik dengan 33 armada bus dalam program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026. Seluruh armada dipastikan telah lolos ramp check. (Dok. Mira/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Barat resmi melepas keberangkatan 1.210 pemudik dalam program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 pada Rabu (18/3/2026).

Pelepasan yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat ini menandai puncak arus mudik H-3 menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, Hermanus, dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mengurai kepadatan lalu lintas serta menekan penggunaan kendaraan pribadi yang berisiko tinggi di jalan raya.

“Pertama tentu program mudik gratis ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Hermanus.

Baca Juga: Pastikan Keamanan Pemudik, Basarnas Pantau Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 H di Pontianak

Hermanus menjelaskan, pendanaan program ini sepenuhnya bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2026.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, di mana jumlah pendaftar melampaui target awal yang ditetapkan.

“Dalam pelaksanaannya telah disiapkan sebanyak 33 unit armada bus dengan 12 rute perjalanan menuju berbagai daerah di Kalimantan Barat dengan target pelayanan sekitar 1.200 orang. Dari 1.200 orang pemudik yang kita targetkan, ini yang sudah mendaftar yang akan melakukan perjalanan sebanyak 1.210 orang,” jelasnya.

Menanggapi tingginya minat warga, Hermanus menyatakan bahwa pihaknya akan menyesuaikan layanan dengan animo masyarakat yang terus meningkat untuk pulang ke berbagai daerah.

Guna menjamin keselamatan penumpang, Dishub memastikan seluruh armada telah melewati serangkaian inspeksi teknis yang ketat.