Sidak SPBU di Sanggau, Wabup Minta Warga Tak Panik dan Berhenti Timbun BBM

Wabup Susana Herpena menggelar sidak SPBU di Sanggau pada Senin (16/3/2026) menyusul antrean panjang akibat panic buying warga menjelang Idulfitri.
Wabup Susana Herpena menggelar sidak SPBU di Sanggau pada Senin (16/3/2026) menyusul antrean panjang akibat panic buying warga menjelang Idulfitri. (Dok. Diskominfo Sanggau)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di dalam wilayah Kota Sanggau pada Senin (16/3/2026).

Langkah tanggap ini diambil menyusul adanya antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat yang mengular hingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca Juga: Warga Antre Panjang karena Panic Buying, Pemkot Kaji Opsi Pembatasan BBM di Singkawang

Dalam kegiatan sidak SPBU di Sanggau ini, Susana turun ke lapangan didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM) Rizma Aminin, Kepala Bidang Pasar Nurtiati, serta mendapat pengawalan dari personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Di lokasi pengisian bahan bakar, ia langsung meninjau kondisi antrean sekaligus berdiskusi dengan sejumlah warga.

“Dalam beberapa hari ini saya lewat disini dan melihat langsung antrian panjang hingga mengganggu arus lalu lintas,” ucap Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena disela-sela sidak.

Berdasarkan hasil wawancara dan pantauan di lapangan, Susana menemukan indikasi kuat bahwa fenomena antrean panjang ini dipicu oleh kepanikan warga (panic buying).

Kepanikan tersebut diduga muncul akibat adanya kekhawatiran masyarakat merespons pernyataan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang sempat menyebutkan bahwa ketahanan stok BBM nasional hanya cukup untuk 20 hari.