“Jika ada tanda-tanda tersebut, segera periksa ke dokter THT untuk memastikan ada atau tidaknya gangguan pendengaran,” jelasnya.
Menurutnya, gangguan pendengaran dapat dibantu dengan alat bantu dengar jika dideteksi lebih awal.
Oleh karena itu, edukasi di tingkat komunitas menjadi sangat krusial.
“Sosialisasikan peran komunitas untuk lebih peduli terhadap tanda-tanda gangguan pendengaran pada anak,” terangnya.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga. Salah satu peserta, Rusminah, mengaku materi yang disampaikan sangat bermanfaat, terutama mengenai keluhan telinga berdengung.
“Alhamdulillah tadi sudah dijelaskan sama dokter spesialis THT sehingga saya sekarang bisa mengetahui penyebab dari telinga berdengung,” pungkasnya.
(FR)
















