Baca Juga: Viral Video Anak Aniaya Ibu Kandung di Sambas hingga Babak Belur
Sebelumnya, sebuah tayangan video amatir beredar luas memperlihatkan tindak kekerasan fisik yang dilakukan R terhadap wanita paruh baya tersebut. Dalam rekaman itu, R terlihat menampar dan menendang bagian kepala serta wajah ibunya secara berulang kali.
Akibat rentetan pukulan tersebut, korban mengeluarkan darah dari bagian hidung dan mulut hingga terkapar. Korban saat itu hanya terdengar merintih menahan rasa sakit tanpa mampu memberikan perlawanan berarti.
Dampak dari tindak kekerasan dalam rumah tangga itu menyebabkan sang ibu mengalami sejumlah luka yang cukup parah. Wajah korban dilaporkan mengalami bengkak yang signifikan, disertai dengan kondisi luka memar di area sekitar mata.
Guna menyelamatkan nyawanya, pihak keluarga dan warga sekitar segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian dari pihak keluarga korban, pelaku R diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental.
Pihak keluarga membenarkan dan mengonfirmasi bahwa pemuda tersebut merupakan pasien kejiwaan yang baru saja menyelesaikan masa perawatan dan keluar dari fasilitas RSJ sebelum peristiwa penganiayaan ini terjadi.
Menindaklanjuti insiden anak aniaya ibu di Sambas tersebut, jajaran kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku. R berhasil diamankan oleh petugas kepolisian pada Senin (16/3/2026) malam.
Setelah diamankan dan dilakukan proses pemeriksaan awal, aparat berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk mengambil langkah penanganan hukum dan medis yang sesuai dengan prosedur.
Menyadari kondisi psikologis dan rekam medis pelaku yang tidak stabil, pihak kepolisian akhirnya memutuskan untuk membawa kembali R ke Rumah Sakit Jiwa.
Langkah ini diambil agar pelaku segera mendapatkan penanganan medis dan observasi kejiwaan lebih lanjut dari tenaga profesional. Pihak keluarga berharap dengan adanya penanganan khusus yang tepat dari tim medis RSJ, kondisi kejiwaan R dapat segera membaik.
(*Red)
















