Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Celana jeans atau denim merupakan salah satu koleksi pakaian yang hampir dimiliki oleh semua orang karena sifatnya yang kokoh dan mudah dipadupadankan.
Namun, masih banyak yang bingung mengenai frekuensi mencuci bahan ini. Apakah harus dicuci setiap habis pakai, atau justru dibiarkan berbulan-bulan?
Ternyata, mencuci celana jeans terlalu sering bukan ide yang bagus karena dapat merusak serat kain, memudarkan warna, serta mengubah bentuk aslinya.
Para ahli menyarankan agar perawatan denim dilakukan dengan lebih strategis agar celana favorit Anda tetap awet dan nyaman digunakan.
Baca Juga: Jangan Terlalu Sering, Begini Cara Mencuci Celana Jeans Menurut Ahli agar Tetap Awet
Berikut adalah panduan frekuensi mencuci celana jeans berdasarkan rekomendasi para ahli:
1. Cuci Setelah 10 Kali Pemakaian
Berbeda dengan kaus atau pakaian dalam, kain denim memiliki serat yang tebal dan kuat.
Gwen Whiting, pakar perawatan pakaian, menyarankan untuk mencuci jeans setelah sekitar 10 kali pemakaian.
Jika celana belum terlihat kotor namun mulai muncul aroma tidak sedap, Anda bisa menyemprotkan linen spray atau penyegar kain sebagai solusi instan.
2. Berikan Jeda Hingga Enam Minggu
Beberapa ahli penataan rumah bahkan menyarankan durasi yang lebih lama, yakni sekitar enam minggu sekali.
Namun, frekuensi ini tetap harus menyesuaikan dengan kondisi penggunaan dan kimia tubuh masing-masing orang.
Jika Anda beraktivitas di tempat yang penuh debu atau bau makanan, tentu pencucian harus dilakukan lebih cepat.
















