Faktakalbar.id, PONTIANAK – Tren busana menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mengalami pergeseran selera.
Berdasarkan pantauan di Pasar Rakyat Tengah pada Senin (16/3/2026), gaya busana yang dikenal dengan istilah Skena kini menjadi incaran utama warga untuk pakaian lebaran anak-anak.
Dinda, salah satu pedagang pakaian yang meneruskan usaha turun-temurun milik orang tuanya, mengungkapkan bahwa permintaan pasar tahun ini didominasi oleh pakaian dengan potongan longgar.
“Pokoknya tren sekarang nih, tahun 2026 itu trennya Skena. Pokoknya celana-celana yang besar, baju-baju besar itu dicari tahun ini. Itulah, pokoknya cari baju Skena terus semua. Semua baju Skena,” ujar Dinda saat diwawancarai di lapaknya.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Pedagang di Pontianak Mulai Kebanjiran Pesanan Mukena
Menurut Dinda, tren baju berpotongan besar ini diminati untuk segmen usia anak kecil hingga usia tanggung. Untuk urusan harga, pakaian bergaya Skena ini dibanderol bervariasi tergantung ukuran.
Untuk anak usia sekitar 5 tahun, harga dipatok mulai dari 75 ribu hingga 85 ribu rupiah.
Mengenai tingkat kunjungan pembeli, Dinda memprediksi puncak keramaian pasar akan terjadi pada minggu-minggu terakhir menjelang lebaran.
Namun, ia tidak menampik adanya penurunan antusiasme belanja secara langsung di pasar tradisional dibandingkan tahun sebelumnya akibat maraknya platform belanja daring.
“Tahun lalu sih ramai. Tahun ini banyak orang pake online kali ya kak. Jadi kurang lah tahun ini. Berpengaruh,” tambahnya.
Meski menghadapi tantangan dari sektor perdagangan digital, Dinda yang mengelola lapak keluarga yang sudah berdiri selama sekitar 30 tahun ini tetap optimis bertahan di pusat perbelanjaan legendaris Kota Pontianak tersebut.












