“Melalui CSR, kami melaksanakan operasi pasar sebagai upaya meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Ini juga menjadi langkah strategis untuk membantu mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan,” jelasnya.
Pelaksanaan program operasi pasar di Sintang ini juga mendapat atensi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus. Ia menambahkan bahwa meskipun kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) cukup terbatas, Pemkab Sintang tetap berusaha keras mengalokasikan subsidi agar harga sembako di pasaran tetap rasional.
“Dengan dukungan CSR Bank Kalbar, satu paket bisa dijual Rp80 ribu. Kami berharap ini membantu masyarakat Kelam Permai dan sekitarnya menjelang Idul Fitri. Antusiasme warga juga sangat tinggi,” ujarnya.
(*Red)










