Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak menggelar operasi siaga khusus Lebaran terpadu 1447 H mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Operasi ini bertujuan mengantisipasi potensi kondisi darurat selama arus mudik dan libur Idul Fitri.
Kepala SAR Pontianak, I Made Junetra, menyiapkan personel dan peralatan guna mendukung kesiapsiagaan penuh selama operasi berlangsung.
“Dalam Operasi SAR Khusus Lebaran terpadu 1447 H / 2026 tahun ini, Kantor SAR Pontianak menurunkan personel yang disiagakan untuk mengantisipasi potensi kejadian darurat selama masa mudik dan libur Idul Fitri,” sebut I Made Junetra.
Baca Juga: Mobil Pemudik Ditabrak Pemotor Diduga Mabuk dalam Kecelakaan di Bengkayang
Selain di pusat kota, lembaganya juga memperkuat sejumlah pos di berbagai daerah untuk memperluas jangkauan pengamanan.
Pos Sintang, Pos Kayong Utara, Pos Ketapang, dan Pos Sintete masing-masing menurunkan delapan anggota guna melancarkan tugas di wilayah kerja bersangkutan.
Pengerahan personel tersebut mendapat dukungan langsung dari kesiapan armada laut dan darat. Pihak SAR menyiagakan sarana dan prasarana utama agar tim bisa bertindak cepat saat menghadapi insiden transportasi atau kecelakaan wisata.
“Seluruh personel dan peralatan kami siagakan selama periode operasi ini agar dapat merespons dengan cepat apabila terjadi kondisi darurat, baik di jalur transportasi maupun di kawasan wisata,” tambahnya.
Peralatan yang masuk dalam daftar siaga meliputi kapal RB 214, Rigid Buoyancy Boat (RBB), Rescue Truck, serta Rubber Boat beserta kelengkapan pendukung lainnya.
















