“Prestasi yang telah diukir tidak hanya membawa piala ke lemari penghargaan, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi jutaan anak muda di berbagai daerah yang saat ini sedang berlatih bola voli di kampung-kampung mereka,” ujar Pipit.
Menpora Erick Thohir turut menekankan pentingnya menjaga standar penyelenggaraan turnamen internasional.
Baca Juga: Proliga Bola Voli 2026 Resmi Dibuka di Pontianak, Dihadiri Pejabat Nasional dan Internasional
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual olahraga nasional di tingkat global sekaligus menjadi sarana bagi atlet Indonesia untuk meraih prestasi dunia. Sementara itu, Presiden AVC Ramon Suzara mengapresiasi kesiapan infrastruktur di Pontianak yang menjadikan Indonesia sebagai mitra strategis AVC.
Terpilihnya Pontianak menjadi bukti kematangan ekosistem olahraga nasional. Kesiapan ini didukung oleh tiga pilar utama, yaitu kualitas atlet yang mampu bersaing di level Asia, dukungan suporter Indonesia, serta sinergi antara pemerintah, federasi, dan sponsor dalam menyelenggarakan turnamen secara profesional.
(*Red)












