Faktakalbar.id, SANGGAU – Operasi pencarian terhadap satu korban hilang dalam kecelakaan terbaliknya kapal MV JH 07 di Sungai Kapuas memasuki hari ketiga, Minggu (15/3/2026).
Tim SAR gabungan masih berupaya menyisir aliran sungai di Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, guna menemukan ABK terakhir yang belum teridentifikasi keberadaannya.
Pencarian hari ketiga melibatkan unsur dari Basarnas Pontianak, Kodam XII/Tanjungpura, Polairud, BPBD, hingga pihak agen kapal.
Tim gabungan menggunakan berbagai armada mulai dari Rigid Buoyant Boat (RBB), KAL Lemukutan, hingga speed boat untuk memperluas jangkauan penyisiran.
Baca Juga: Ratusan Warga Antusias Serbu Pasar Beras Murah di Mapolsek Meliau Sanggau
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa strategi pencarian pada hari ketiga ini memfokuskan pada pemantauan visual dan tindakan teknis di bawah air.
“Pada hari ketiga operasi SAR, tim melaksanakan pencarian dengan pola visual di sepanjang aliran sungai dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian kecelakaan (LKK). Luas area pencarian ditetapkan dengan radius sekitar 3 nautical mile (Nm) dari titik kejadian,” ujar I Made Junetra.
Hingga Minggu sore, upaya tim di lapangan belum membuahkan hasil. Identitas korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Yan Zhe.
Kondisi arus sungai yang dinamis menjadi salah satu faktor penentu dalam penentuan area penyisiran.
















