Faktakalbar.id, SANGGAU – Memasuki hari ketiga operasi pencarian dan pertolongan (SAR), unsur Kodaeral XII terus memperkuat upaya pencarian korban kecelakaan kapal MV JH 07 yang terbalik di Sungai Kapuas, Desa Kampung Baru, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Minggu (15/3/2026).
Baca Juga: Kapal MV JH 7 Tenggelam di Sungai Tayan, Kodaeral XII Bantu Operasi SAR
Dalam operasi tersebut, Kodaeral XII mengerahkan KAL Lemukutan I-12-15 untuk bergabung dengan unsur SAR gabungan.
Tim ini terdiri dari Ditpolairud Polda Kalbar, Basarnas Pontianak, TNI, tenaga kesehatan, aparat desa, hingga pihak perusahaan Westefield Alumina Indonesia.
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian dengan radius mencapai empat mil laut.
Pencarian dilakukan menggunakan berbagai alutsista, mulai dari kapal patroli, sekoci, hingga perahu karet milik Basarnas guna memperluas jangkauan pemantauan di aliran Sungai Kapuas.
Baca Juga: Tingkatkan Kesejahteraan Prajurit, Dankodaeral XII Awali Pembangunan Rumdis Lanal Kumai
Hingga berakhirnya operasi pada hari ketiga ini, tim masih berupaya menemukan satu korban terakhir yang teridentifikasi atas nama Yan Zhe.
Dua korban sebelumnya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari kedua.
Rencananya, operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan memperluas area penyisiran lebih jauh dari titik koordinat awal tenggelamnya kapal.
Kehadiran dan keterlibatan aktif Kodaeral XII dalam operasi ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI Angkatan Laut untuk selalu sigap dalam membantu masyarakat serta menjaga keselamatan di wilayah perairan Kalimantan Barat.
(FR)
















