“Iya, benar. Sebelum motor itu menabrak bagian depan mobil, posisi mobil kami sudah berhenti,” ungkapnya.
Akibat benturan arah depan dalam kecelakaan di Bengkayang tersebut, kaca bagian depan mobil pikap pecah berserakan. Pecahan serpihan kaca itu mengenai anak sulungnya yang berada di dalam kabin penumpang. Beruntung, luka yang diderita sang anak tidak membahayakan keselamatan jiwanya.
“Kebetulan anak saya yang paling besar mengalami luka, tetapi kondisinya masih bisa dikendalikan. Kaca mobil juga pecah akibat benturan tersebut,” jelasnya.
Meski perjalanan mudik keluarganya sempat terhambat akibat insiden lalu lintas yang tidak terduga ini, Alfrianto bersyukur seluruh anggota keluarganya selamat. Warga sekitar yang berada di lokasi kejadian turut membantu mengevakuasi dan mengamankan situasi lalu lintas di sekitar Jalan Raya Tanjung Gundul pascatabrakan.
(*Red)
















