Nasional  

Cuaca Ekstrem Renggut 2 Nyawa di Pemalang hingga Banjir Semarang, Ini Laporan Bencana BNPB

Banjir merendam 303 unit pemukiman warga di Kota Semarang pada Sabtu (14/3). Kondisi terkini banjir mulai surut, BPBD bersama tim gabungan mulai melakukan pembersihan rumah warga.
Banjir merendam 303 unit pemukiman warga di Kota Semarang pada Sabtu (14/3). Kondisi terkini banjir mulai surut, BPBD bersama tim gabungan mulai melakukan pembersihan rumah warga. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Baca Juga: BNPB Catat Rentetan Bencana Baru, Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Mudik Lebaran 2026

Guna mengantisipasi ancaman karhutla, semua pihak diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli rutin, sosialisasi pencegahan dini, serta penyiapan personel dan peralatan pemadaman di lapangan.

Sementara itu, untuk menekan risiko jatuhnya korban akibat banjir dan cuaca ekstrem, warga diinstruksikan untuk memantau prakiraan cuaca dari lembaga resmi pemerintah secara berkala. Apabila hujan deras turun dalam durasi yang lama, masyarakat diharapkan segera bersiap melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman.

Selain itu, jika terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang, BNPB meminta warga untuk segera berlindung di dalam bangunan yang berkonstruksi kokoh. Masyarakat dilarang keras berteduh di bawah pohon, papan reklame, maupun baliho karena rawan roboh dan membahayakan keselamatan jiwa akibat terjangan angin kencang.

(*Red)