Cuaca Ekstrem Renggut 2 Nyawa di Pemalang hingga Banjir Semarang, Ini Laporan Bencana BNPB

Banjir merendam 303 unit pemukiman warga di Kota Semarang pada Sabtu (14/3). Kondisi terkini banjir mulai surut, BPBD bersama tim gabungan mulai melakukan pembersihan rumah warga.
Banjir merendam 303 unit pemukiman warga di Kota Semarang pada Sabtu (14/3). Kondisi terkini banjir mulai surut, BPBD bersama tim gabungan mulai melakukan pembersihan rumah warga. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis rentetan kejadian kebencanaan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia sepanjang akhir pekan lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun sejak Sabtu (14/3/2026) hingga Minggu (15/3/2026), tercatat terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Utara hingga cuaca ekstrem yang merenggut korban jiwa di Jawa Tengah.

Baca Juga: BNPB Laporkan Rangkaian Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Indonesia

Peristiwa paling fatal dalam laporan bencana BNPB tersebut terjadi di Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang Desa Bantarbolang, Kecamatan Bantarbolang, pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Akibat cuaca ekstrem tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang melaporkan dua orang warga meninggal dunia. Kedua korban langsung dievakuasi ke rumah sakit daerah setempat, sementara petugas melakukan pembersihan sisa material pohon tumbang di lokasi kejadian.

Masih di wilayah Jawa Tengah, tingginya curah hujan juga memicu musibah banjir di Kota Semarang pada Sabtu (14/3/2026) sore.

Debit air Sungai Kreo meluap drastis hingga merendam kawasan permukiman warga. Sebanyak 303 unit rumah dilaporkan tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi. Saat ini, kondisi genangan dilaporkan mulai berangsur surut.

Tim BPBD Kota Semarang telah mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak dan melakukan pembersihan sisa material yang terbawa arus banjir pada Minggu (15/3/2026).

Di luar Pulau Jawa, laporan bencana BNPB juga mencatat terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat (13/3/2026) sore.

Titik api menghanguskan lima hektare lahan perkebunan kelapa sawit dan pohon karet di Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kuala Hulu.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Labuhanbatu Utara beserta aparat setempat langsung terjun ke lokasi melakukan pemadaman darurat, hingga api berhasil dipadamkan total pada keesokan harinya.

Menyikapi rangkaian bencana yang terjadi di berbagai daerah tersebut, BNPB mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat luas.