“Tentara Amerika harus meninggalkan wilayah (Timur Tengah) secepatnya atau kami akan kubur kalian di bawah puing-puing di setiap lokasi termasuk hotel, terowongan, zona industri, dan perlindungan bawah tanah,” tegas pernyataan resmi IRGC.
Ajudan senior IRGC, Brigadir Jenderal Ali Fadavi, menambahkan bahwa pasukan AS dan Israel telah mengalami kemunduran signifikan sejak dimulainya Operation True Promise 4.
Menurutnya, perimbangan kekuatan di kawasan kini telah bergeser mendukung Front Perlawanan dan menandai penurunan dominasi Amerika Serikat di Asia Barat.
(FR)
















