Faktakalbar.id, PONTIANAK – Sebanyak 720 petugas kebersihan di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak menerima paket sembako dan uang tali asih dari hasil kolaborasi Pemerintah Kota Pontianak bersama dunia usaha, Sabtu (14/03/2026).
Baca Juga: Jaring Bakat Baru, PASI Gelar Kejuaraan Pontianak Open Atletik Akhir April 2026
Pemberian bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi para pejuang kebersihan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Salah satu penerima manfaat, Abdullah (58), mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan.
Paket bantuan berupa sembako dan uang tunai senilai Rp200 ribu tersebut dinilai sangat membantu kebutuhan keluarganya.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa menerima bantuan ini. Terima kasih kepada Pemerintah Kota dan para donatur yang telah memperhatikan kami,” lirih Abdullah usai menerima paket bantuan di halaman Kantor DLH Kota Pontianak.
Pria yang telah mengabdi selama tujuh tahun sebagai penyapu jalan ini menceritakan rutinitasnya yang dimulai sejak pukul empat pagi.
Meski menghadapi tantangan berupa padatnya arus lalu lintas yang menghambat ruang gerak saat bekerja, ia tetap konsisten menjaga kebersihan jalanan kota.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras petugas dalam menjaga estetika kota.
Donasi tersebut terkumpul berkat kolaborasi dengan Bank Kalbar, Yayasan Kharitas Bakti, PT Wilmar, dan Telkom Indonesia.
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu para petugas, terutama menjelang Idulfitri. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako serta uang tali asih yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan Lebaran,” tutur Edi.
Edi menambahkan, peran para petugas kebersihan sangat krusial mengingat volume sampah di Kota Pontianak mengalami peningkatan sekitar 20 persen selama bulan Ramadan, dari rata-rata 350 hingga 440 ton per hari.
Guna mengantisipasi hal tersebut, Pemkot telah menambah jam kerja lembur serta armada pengangkut sampah.
















