“Kami memastikan bahwa setiap dinamika di lapangan, terutama di lokasi vital seperti terminal antar negara dan pelabuhan, dapat terlaporkan secara real-time. Profesionalisme Polri tidak hanya dilihat dari tindakan di lapangan, tetapi juga dari performa personel dan kejelasan informasi yang disampaikan kepada publik,” Ujar Bambang.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa aspek human interest dan peningkatan kualitas pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama jajaran kepolisian daerah dalam mengawal arus mudik di Kalbar tahun ini.
“Personel di lapangan telah diinstruksikan untuk menjaga sikap tampang dan kerapihan sebagai bentuk penghormatan serta pemberian rasa nyaman kepada Masyarakat. Kami bekerja dengan penuh keikhlasan agar mudik tahun ini berjalan aman dan menjadi ladang ibadah bagi kita semua,” tutupnya.
(*Red)
















