“Operasi Ketupat Kapuas 2026 ini menitikberatkan pada aspek preemtif dan preventif. Melalui sosialisasi yang dilakukan oleh Satgas Preemtif di Pelabuhan Dwikora, kita ingin memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang cukup mengenai prosedur keselamatan di laut,” terang Bambang.
Lebih lanjut, Bambang menambahkan bahwa Polda Kalbar tidak bekerja sendiri. Kepolisian telah menjalin sinergi yang kuat dengan berbagai instansi terkait di lingkungan pelabuhan untuk memantau pergerakan arus penumpang laut.
Baca Juga: Jelang Puncak Arus Mudik di Kalbar, Polda Perketat Pengamanan Jalur Strategis
Langkah antisipatif ini diterapkan secara ketat agar tidak terjadi penumpukan penumpang yang berpotensi memicu muatan berlebih atau overkapasitas pada armada kapal yang beroperasi.
“Tujuan utama kami adalah terciptanya mudik yang aman, ceria, dan bermakna. Kami meminta masyarakat untuk kooperatif dan segera melapor kepada petugas di pos pengamanan terdekat jika menemui kendala atau gangguan keamanan selama di pelabuhan,” pungkasnya.
(*Red)
















