Rahasia Nastar Premium ala Bakery: Lumer, Glowing, dan Anti Retak

Temukan teknik profesional membuat nastar premium yang lumer di mulut dan memiliki olesan mengilat sempurna tanpa retak untuk sajian lebaran Anda. (Dok: Sofia Ismahani)
Temukan teknik profesional membuat nastar premium yang lumer di mulut dan memiliki olesan mengilat sempurna tanpa retak untuk sajian lebaran Anda. (Dok: Sofia Ismahani)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Nastar menempati posisi kasta tertinggi dalam jajaran kue kering lebaran yang paling dicari oleh tamu dan keluarga.

Namun, banyak pembuat kue pemula sering mengeluhkan hasil nastar yang permukaannya pecah-pecah atau tampilannya yang kusam setelah proses pemanggangan.

Padahal, Anda bisa menghasilkan nastar berkualitas premium dengan tekstur yang lumer di mulut dan tampilan luar yang mengilat sempurna asalkan menerapkan teknik profesional yang benar.

Baca Juga: Hemat Waktu! Satu Adonan Bisa Jadi 5 Jenis Kue Lebaran

Memilih Komposisi Lemak untuk Tekstur Lembut

Rahasia utama kelembutan nastar premium terletak pada penggunaan mentega berkualitas tinggi atau pure butter yang memiliki aroma susu yang kuat.

Anda harus memastikan rasio antara mentega dan margarin tetap seimbang guna menjaga agar kue tidak terlalu rapuh namun tetap memberikan sensasi meleleh”saat menyentuh lidah.

Hindari mengocok mentega dan gula terlalu lama karena suhu panas dari mikser bisa membuat lemak mencair dan menyebabkan adonan melebar saat Anda panggang.

Cukup kocok adonan hingga tercampur rata agar struktur kue tetap kokoh saat menampung beban selai nanas di dalamnya.

Mengolah Selai Nanas Agar Tidak Bocor

Kualitas isi nastar sangat memengaruhi ketahanan dan bentuk akhir dari kue yang Anda buat. Anda sebaiknya memasak selai nanas sendiri hingga teksturnya benar-benar kering dan warnanya berubah menjadi cokelat keemasan yang pekat.

Selai yang masih mengandung banyak air akan mengeluarkan uap saat terkena panas oven, yang kemudian memicu tekanan dari dalam hingga membuat kulit nastar retak.

Pastikan Anda membulatkan selai dalam ukuran kecil dan menyimpannya di dalam lemari es sejenak sebelum memasukkannya ke dalam adonan agar proses pembulatan kue menjadi lebih rapi dan presisi.