Peringati Hari Al-Quds, Massa WAZIB Gelar Aksi Damai di Bundaran Digulis Pontianak

"Massa WAZIB gelar aksi damai Hari Al-Quds 2026 di Bundaran Digulis Pontianak. Polda Kalbar pastikan situasi kondusif di tengah Operasi Ketupat Kapuas. "
Massa WAZIB gelar aksi damai Hari Al-Quds 2026 di Bundaran Digulis Pontianak. Polda Kalbar pastikan situasi kondusif di tengah Operasi Ketupat Kapuas. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Puluhan massa yang tergabung dalam organisasi World Anti-Zionism Brotherhood (WAZIB) menggelar aksi damai di kawasan Bundaran Digulis Untan, Kota Pontianak, Jumat (13/3/2026) sore.

Aksi dalam rangka memperingati Hari Internasional Al-Quds ini mendapatkan pengawalan ketat dari personel Operasi Ketupat Kapuas 2026 Polda Kalbar.

Massa mulai berkumpul sekitar pukul 16.00 WIB dengan membentangkan spanduk dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina.

Dalam orasinya, mereka menekankan bahwa kedaulatan Palestina sepenuhnya harus ditentukan oleh rakyatnya sendiri tanpa intervensi pihak luar.

Baca Juga: Di Tengah Isu Skandal Direktur, Sejumlah Proyek di Politeknik Pontianak Diduga Dikerjakan Sebelum Kontrak

Selain itu, massa mendesak Pemerintah Indonesia untuk konsisten menjalankan amanat Pembukaan UUD 1945 dalam menghapuskan penjajahan.

Tuntutan lain yang disuarakan adalah agar Indonesia keluar dari keanggotaan Board of Peace, serta penegasan bahwa sikap anti-zionisme adalah bentuk perlawanan terhadap sistem apartheid, bukan terhadap identitas keagamaan.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk menjamin hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami menerjunkan personel dari Satgas Ops Ketupat Kapuas 2026 untuk mengawal jalannya aksi damai ini. Fokus utama kami adalah memastikan penyampaian aspirasi berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas maupun ketertiban umum di sekitar area Taman Digulis,” ujar Bambang.

Hingga massa membubarkan diri secara tertib, situasi di sekitar Bundaran Digulis terpantau kondusif.

Kepolisian mengapresiasi sikap kooperatif para peserta aksi yang tetap mengikuti aturan hukum yang berlaku selama kegiatan berlangsung.

“Hingga massa membubarkan diri, situasi terpantau sangat aman dan kondusif. Tidak ada tindakan yang mengarah pada gangguan kamtibmas. Kami berterima kasih kepada koordinator lapangan dan peserta aksi yang telah mengikuti aturan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Bambang juga mengaitkan kesiagaan ini dengan momentum pengamanan Ramadan dan Idul Fitri.