3. Amati Lelungan (Dilarang Bepergian)
Wisatawan dilarang keras keluar dari area hotel atau penginapan.
Jalanan akan dikosongkan dan dijaga ketat oleh Pecalang (petugas keamanan adat Bali).
Larangan bepergian ini bertujuan agar suasana tetap hening dan mendukung kekhusyukan umat dalam beribadah serta membangun kedekatan dengan keluarga di dalam rumah.
4. Amati Lelanguan (Dilarang Menikmati Hiburan)
Lelanguan berasal dari kata langu yang berarti hiburan.
Saat Nyepi, segala bentuk hura-hura, musik keras, dan tempat hiburan ditutup rapat.
Masyarakat diajak untuk melepaskan kesenangan duniawi sejenak dan berpuasa tidak makan serta minum selama satu hari penuh demi fokus pada spiritualitas.
Mematuhi aturan ini bukan hanya soal mengikuti regulasi daerah, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap toleransi beragama dan budaya yang menjadi jiwa dari Pulau Bali.
Baca Juga: Panduan Takbiran di Bali Saat Idulfitri Berbarengan Nyepi
(Mira)











