Sering Makan Nasi Mengkal? Kenali 4 Bahayanya bagi Kesehatan Pencernaan

"Memasak nasi yang kurang air sering kali menghasilkan tekstur mengkal atau setengah matang. Kenali risiko gangguan pencernaan akibat makan nasi mengkal."
Memasak nasi yang kurang air sering kali menghasilkan tekstur mengkal atau setengah matang. Kenali risiko gangguan pencernaan akibat makan nasi mengkal. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Memasak nasi dengan takaran air yang kurang pas sering kali menghasilkan tekstur yang mengkal atau setengah matang.

Nasi yang masih keras di bagian tengah ini ternyata menyimpan risiko kesehatan jika tetap dipaksakan untuk dikonsumsi.

Masalah utama dari nasi kurang matang adalah kandungan pati di dalamnya yang belum tergelatinisasi secara sempurna.

Kondisi pati mentah ini membuat enzim di dalam lambung dan usus harus bekerja jauh lebih keras untuk memecahnya.

Baca Juga: Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Tidur di Atas Jam 10 Malam bagi Kesehatan Tubuh

Berikut adalah bahaya yang mengintai jika Anda sering mengonsumsi nasi mengkal:

1. Memicu Gangguan Pencernaan dan Sembelit

Tekstur nasi yang masih keras sangat sulit dicerna oleh organ lambung dan usus manusia.

Akibatnya, sistem pencernaan akan mengalami gangguan seperti perut kembung, begah, hingga memicu sembelit kronis.

2. Risiko Keracunan Bakteri Bacillus Cereus

Beras mentah secara alami membawa spora bakteri mematikan bernama Bacillus cereus.

Proses memasak yang tidak matang sempurna membuat spora bakteri ini berpotensi bertahan hidup dan memicu keracunan makanan.

3. Iritasi pada Saluran Usus

Senyawa lektin pada beras yang tidak hancur akibat proses pemanasan yang kurang maksimal dapat berdampak buruk bagi usus.

Senyawa ini terbukti secara medis dapat mengiritasi dinding usus dan menghambat penyerapan nutrisi penting dari makanan lain.

4. Memicu Lonjakan Gula Darah Mendadak

Nasi setengah matang memiliki indeks glikemik yang berantakan dan sulit dikontrol oleh tubuh.

Pencernaan yang terganggu akibat pati mentah ini dapat memicu fluktuasi kadar gula darah yang tidak stabil.

Oleh karena itu, pastikan proses memasak nasi selalu menggunakan takaran air dan suhu pemanasan yang tepat.

Jika terlanjur memasak nasi yang mengkal, sebaiknya kukus kembali nasi tersebut dengan tambahan sedikit air hingga benar-benar matang.

Baca Juga: 6 Manfaat Kolang Kaling untuk Kesehatan dan Gaya Hidup Sehat

(Mira)