Jelang Idulfitri, Lazisku dan PII Kalbar Distribusikan Ratusan Parsel Lebaran untuk Warga Kurang Mampu

"Lazisku Kalbar kolaborasi dengan PII distribusikan ratusan parsel sembako Lebaran untuk mustahik di Pontianak guna ringankan beban ekonomi jelang Idulfitri."
Lazisku Kalbar kolaborasi dengan PII distribusikan ratusan parsel sembako Lebaran untuk mustahik di Pontianak guna ringankan beban ekonomi jelang Idulfitri. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kolaborasi sosial untuk membantu masyarakat kelas bawah menjelang hari raya terus bergulir di Kota Pontianak.

Lazisku Kalbar bersama Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) dan Pengurus Wilayah PII Kalbar menyalurkan ratusan paket sembako Lebaran kepada para mustahik pada Kamis malam (12/3/2026).

Penyaluran paket bantuan ini menyasar sejumlah titik di Kota Pontianak dan daerah sekitarnya.

Program tersebut dirancang untuk mengintervensi kebutuhan pokok masyarakat rentan yang kerap mengalami tekanan ekonomi akibat kenaikan harga pangan menjelang Idulfitri.

Baca Juga: Kantor Imigrasi Pontianak Kenalkan Aplikasi M-Paspor dan Bahaya TPPO ke Mahasiswa

Sekretaris Umum Keluarga Besar PII Kalbar, Lukman, menyebutkan bahwa aksi turun ke lapangan ini merupakan komitmen nyata alumni dan kader untuk meringankan beban sesama.

“Melalui kolaborasi ini kami ingin menebarkan kebahagiaan sederhana kepada para mustahik. Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan kebutuhan mereka menjelang Lebaran serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial,” ujar Lukman.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Lazisku Kalbar, Abdul Muiz, menegaskan pentingnya sinergi lintas elemen untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.

Menurutnya, kerja sama dengan organisasi kepemudaan seperti PII memudahkan verifikasi penerima manfaat di lapangan agar bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak.

Di sisi lain, Ketua Pengurus Wilayah PII Kalbar periode 2026–2028 memandang kegiatan ini sebagai ruang pengabdian bagi para kader muda.

Pihaknya berharap gerakan berbagi ini dapat menjadi pemantik bagi gerakan sosial yang lebih berkelanjutan di Kalimantan Barat, tidak hanya terbatas pada momentum hari besar keagamaan.

Distribusi paket yang berisi bahan pangan pokok ini diharapkan menjadi jaring pengaman sosial sementara bagi warga agar dapat merayakan hari kemenangan dengan lebih layak dan tenang.

Baca Juga: Intrusi Air Laut Meningkat, Kadar Garam Air PDAM Pontianak Lampaui Ambang Batas

(Mira)