“Air PAM hanya digunakan untuk kebutuhan mandi dan cuci, bukan untuk keperluan konsumsi,” tulis peringatan resmi tersebut melalui unggahan media sosial.
Masyarakat diminta untuk menyediakan sumber air alternatif atau menggunakan air galon/isi ulang untuk keperluan minum dan memasak hingga kadar salinitas kembali normal.
Pihak PDAM juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dan terus memantau perkembangan kualitas air baku secara berkala melalui sistem SIMPRODIS.
Baca Juga: 4 Cara Bayar Tagihan PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak (Online dan Offline)
(Mira)
















